Saturday, April 9, 2011

Menyusur Goa Losan, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kaltim


Kegiatan menyusur Goa Losan ini agak lama tertunda. Biasanya alasan yang menyertai penundaan susur Losan ini adalah teman-teman GR (Green Rock, nama kelompok penyusur goa kami) ingin menggunakan weekend time mereka untuk melakukan hal yang lebih urgent, sehingga susur goa terpaksa tertunda mengingat kebersamaan lebih berharga dan berkesan, istilahnya “gak ada lo gak rame!”.

Tanggal 19 Maret 2011 jadilah kami bersepuluh serius berangkat untuk susur Goa Losan. Setelah 2 malam sebelumnya diadakan pertemuan membicarakan transportasi dan logistik. Akhirnya kami pun sepakat menggunakan 2 mobil minibus rental dengan fee rental masing2 mobil Rp 300 ribu dan Rp 350 ribu. Beda harga karena beda tempat penyewaan. Sekedar saran, jika memungkinkan memilih mobil ditempat penyewaan mungkin akan lebih baik periksa music player yang terpasang di mobil. Pilih mobil yang memungkinkan kita memasang mp4/flashdisk. Atau kalau memang tidak memungkinkan untuk memilih mobil dengan ketersediaan music player macam itu, berarti sebaiknya kita mulai mempersiapkan cd atau kaset mp3 (dengan lagu2 jaman kini atau yang disukai banyak orang) sehari sebelumnya. Persiapan ini perlu karena selama perjalanan menuju Goa Losan yang ditempuh kurang lebih 45  menit, alunan musik dalam mobil bisa membuat perubahan mood seseorang..hahaha..

Goa Losan sendiri telah menjadi salah satu tujuan objek wisata di Desa Muara Komam. Untuk menyusuri Goa Losan, para penduduk sekitar goa juga menyediakan guide bagi para wisatawan/penyusur yang baru pertama kali atau penyusur yang sudah beberapa kali datang tapi ingin menyusur sudut berbeda dari Goa Losan. Tarif yang dikenakan pada kami saat itu Rp 10 ribu per orang, dan kami beranggotakan 10 orang sehingga seharusnya tarifnya menjadi Rp 100 ribu. Tapi karena keahlian negosiasi salah satu anggota jadilah tarif turun menjadi hanya Rp 90 ribu (cuma turun Rp 10 ribu..haha). Didalam Goa Losan pun disediakan penerangan dan untuk penerangan ini akan dikenakan tambahan biaya sebesar Rp 5 ribu per orang. Kembali sekedar saran, lebih asik kalau gak pakai penerangan itu, akan lebih seru kalau pakai headlamp, lebih menantang gitu! Karena didalam gelap, kita gak tau apa yang akan kita temui sampai kita mendekat ke benda tersebut. Dan jalan-jalan di goa nanti lebih menegangkan karena kita gak tau apa yang akan kita injak…haha..

Didalam Goa Losan tidak dilarang untuk mengambil foto, jadi sebisa mungkin manfaatkan bentuk dan warna bebatuan didalam goa yang unik dan mencengangkan, untuk dijadikan objek dan benda yang bagus diajak foto bersama..haha. Oia, sekedar saran lagi nih, pilihlah warna baju yang camera catching dan kontras dengan warna bebatuan pada umumnya supaya saat diabadikan kamu dan bebatuan dibelakangmu tetap dapat terdefinisi dengan baik. Kalau bisa pakaian yang berwarna cerah, secerah hatimu.. Selain itu semua kamera didalam goa bisa digunakan, asalkan kamera tersebut dipastikan punya blitz karena didalam goa otomatis gelap! Jangan lupa setiap pengambilan gambar dengan kamera, kamu sebagai objek yang ditangkap kamera harus sigap memindahkan arah sinar headlamp menuju wajahmu. Sinar headlamp jangan ditujukan ke arah kamera, nanti malah kuat-kuatan sinar sama blitz kameranya jadinya yang ketangkap sinar-sinar aja deh.

Terakhir, ada baiknya sebelum memasuki goa kita mengetahui cerita-cerita dibalik Goa Losan, tanyakan pada sang guide. Cerita ini bisa dijadikan sebagai alat kehati-hatian melakukan kegiatan didalam goa nanti. Dan yang terpenting adalah lakukan pemanasan sebelum naik ke tangga menuju mulut goa! Anak tangganya banyak dan curam! Jangan abaikan pemanasan, karena kalau kaki terlanjur sakit sebelum sampai mulut goa maka selama susur dan ekspedisi didalam goa jadi gak seru karena kaki sudah sakit duluan. Selain itu, didalam goa permukaan batuan yang kita pijak tidak jarang licin karena lembabnya udara oleh karena itu diperlukan kaki yang fit untuk menyusurinya.

Tidak cukup hanya melihat gambar dan foto-foto untuk dapat menikmati serunya sebuah goa. Bukan hanya goa, bebatuan dan hal-hal didalam goa yang menjadi objek menyenangkan tapi juga penyusurannya, kerjasamanya, dan pengalaman yang didapat untuk diceritakan ke anak-cucu..hahaha.. Selamat mencoba!











 

No comments:

Post a Comment