Friday, April 24, 2015

I am a mom!

I am a mom!


Udah lama ga posting cerita, dan tiba-tiba saya sudah menjadi seorang Ibu!

Yes! I'm a wife and a mom! thank GOD!


Jadi sekarang ceritanya seputar being a wife and being a momma ya.



Bayi perempuan aku sekarang berumur 6 bulan, lagi lucu-lucunya dan sedang aktif sekali.

Sebelumnya aku mau cerita, sekitar 3 bulan yang lalu anak aku diberi obat pengencer dahak dan harus melakukan nebulasi/penguapan yg diindikasikan dokter anak di salah satu RS bahwa anak aku terlalu banyak lendir di saluran pernapasan atasnya.

Sekedar info buat para mommy, kalau ada mommy yg baby-nya tidur trus ada bunyi grok-grok saat bayi tidur, menurut dokter 'faktanya ada 3 penyebab grok-grok pada bayi' :


1. ASAP ROKOK

Penyebab pertama dan utama bayi grok-grok adalah ASAP ROKOK. Kalau bapak atau ibunya ga ngerokok, please make sure that your baby is really far away from the smoker. bahkan saat si perokok sudah menyelesaikan merokoknya pastikan bahwa si perokok sudah mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian baru bukan dengan pakaian yg dipakai saat dia merokok, sebelum mendekati bayi anda. Karena apa? Karena rokok itu seperti 'kentut' kata dokter. Apakah 'kentut' itu kelihatan? Jawabannya TIDAK. Namun kita bisa tau adanya 'kentut' dari baunya. Begitulah ASAP ROKOK, tidak kelihatan namun ada! 


2. ALERGI PROTEIN SUSU/SUSU SAPI

Penyebab kedua adalah alergi susu. Biasanya untuk bayi yg menyusui dengan ASI, dicoba deh agar mommy jangan minum susu-susu untuk ibu menyusui dan kurangi makanan tinggi protein seperti kacang-kacangan. Bisa jadi bayi kita memang alergi terhadap protein tinggi.
untuk bayi yang menggunakan sufor, bisa ganti sufor baby-nya dengan susu yang ada tulisan HA (Hipoalergenik). Susu ini protein sapinya sudah terhidrolisasi sebagian, sehingga tidak terlalu tinggi.


3. POSISI PEMBERIAN SUSU

Penyebab ketiga adalah POSISI PEMBERIAN SUSU yang tidak benar. Saya sendiri melakukan kesalahan ini. Saya dulu menyusui bayi saya pada posisi dia tertidur terlentang dan saya juga tidur. And it was a BIG MISTAKE! Please mommy, jangan menyusui atau memberikan susu ke bayi pada posisi dia terlentang, karena air/susu adalah benda cair yang sifatnya selalu mencari tempat terendah untuk jatuh. Dan jika saat bayi tidur terlentang, maka posisi paling rendah pada tubuh bayi saat itu adalah telinga kemudian tenggorokan. Apalagi jika setelah disusui bayi tidak disendawakan/diberdirikan (kepala bayi menghadap pundak kita) ditepuk-tepuk kecil dari atas pantat sampai punggung, sisa susu akan tertahan entah ditelinga atau di tenggorokan. BAHAYA MOM!
For mommy, please mean it when you are feeding your baby, WAKE UP and don't lazy to at least get up from your bed! Posisikan bayi setidaknya 45 derajat kemiringannya supaya susu benar-benar jatuh ke lambung bayi sehingga bayi kenyang, sehat, dan tidak grok-grok. Ini juga menguntungkan mommy, karena jika bayi kenyang dan sehat, mommy juga senang. 


Dan akhir dari grok-grok yang tidak sembuh secara berkepanjangan adalah ASMA, mom. I couldn't see my baby sick, it makes me die! 

Jangan malas & jangan cepet capek dan nyerah buat baby kita ya mom! Kita aja ga nyerah kok 9 Bulan mengandung dan kemudian melahirkan mereka ke dunia. 


MOM, Kurangi konsumsi obat-obatan untuk bayi kita ya. Bagaimanapun adalah kita orangtua yang harus mengubah kebiasaan yang salah dalam merawat anak kita. Jika anak sakit, tanyakan pada dokter bagaimana seharusnya merawat bayi kita. Bukan bayi kita yang salah sehingga dia harus mengkonsumsi obat-obatan, tapi kita orangtua yang harus tau bagaimana cara yang baik dan benar merawat bayi sehingga meminimalkan bahkan meniadakan obat-obatan bagi bayi kita.

Semangat MOM!!